Mahasiswa KKN UNMER ?Malang PDKU Ponorogo Revitalisasi Belik Umbul di Desa Siwalan Kecamatan Mlarak Kabupaten Ponorogo

Mahasiswa Universitas Merdeka (UNMER) Ponorogo yang tergabung dalam  Kelompok 02 PDKU  berhasil melaksanakan program revitalisasi Belik Umbul di Desa Siwalan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025, yang mengusung semangat pengabdian kepada masyarakat melalui pelestarian lingkungan dan penguatan kearifan lokal.

Belik Umbul merupakan sumber mata air yang memiliki nilai penting bagi masyarakat desa, baik secara historis maupun kultural. Namun, kondisi belik tersebut sebelumnya kurang terawat, sehingga mahasiswa KKN UNMER  Malang Kampus Ponorogo melihat adanya peluang untuk menghadirkan dampak nyata melalui program revitalisasi.

Dipimpin oleh Koordinator Kelompok M. Rofi Tectona, mahasiswa melakukan berbagai kegiatan mulai dari pembersihan area belik, penataan lingkungan sekitar, perbaikan aliran air, hingga pembuatan papan informasi edukatif. Selain itu, mahasiswa juga menggandeng warga untuk terlibat langsung melalui kerja bakti bersama, sehingga menciptakan sinergi positif antara mahasiswa dan masyarakat. ?Program ini kami rancang tidak hanya untuk memperbaiki kondisi fisik belik, tetapi juga untuk menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal yang melekat di dalamnya. Harapannya, Belik Umbul bisa menjadi ruang edukasi dan pelestarian lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat,? ujar Rofi Tectona.

Dukungan juga datang dari Pemerintah Desa Siwalan, Novy Dwi Hermawati.,S.Pd ,M.Pd selaku Kepala Desa menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN UNMER Ponorogo dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga sumber daya alam yang ada di desa. ?Kegiatan ini sangat membantu kami. Belik Umbul punya nilai sejarah yang tinggi, dan kami berharap ke depannya bisa dikembangkan sebagai potensi wisata desa berbasis budaya,? jelasnya.

Melalui program ini, mahasiswa UNMER Ponorogo tidak hanya menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga belajar langsung dari masyarakat mengenai nilai-nilai sosial, budaya, dan lingkungan. Hal ini sejalan dengan tujuan utama pelaksanaan KKN, yaitu menjadikan mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu memberi kontribusi nyata di tengah masyarakat. Revitalisasi Belik Umbul menjadi contoh implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian masyarakat. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menjadi awal dari gerakan pelestarian lingkungan dan budaya lokal secara berkelanjutan di Desa Siwalan. (Salsa)

Scroll to Top