
Ponorogo, (19 Juni 2025) ? Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Prodi Administrasi Publik, melaksanakan kegiatan Kuliah Kunjungan Lapang (KKL) ke Desa Grogol, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Inovasi Pemerintahan Desa Digital dan mata kuliah Manajemen Pelayanan Publik yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam melihat implementasi teknologi digital dalam tata kelola pemerintahan desa. Kegiatan Kuliah Kunjungan Lapang (KKL) ini diikuti oleh 19 orang mahasiswa dan 2 orang dosen pendamping yaitu Ibu Mai Puspadyna Bilyastuti, S.Sos., M.AP dan Bapak Drs. Sunarso, M.Si.
Desa Grogol menjadi tujuan kunjungan karena telah dikenal sebagai desa digital yang aktif mengembangkan berbagai inovasi dalam pelayanan publik berbasis teknologi informasi. Dalam kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan pemaparan langsung dari Kepala Desa Grogol dan Ketua Tim Kreatif Pemuda Desa.
“Kami mengajak para pemuda yang punya kemampuan IT untuk bersama-sama memajukan desa. Kami sering berdiskusi, berbagi ide, dan dari situ terbentuklah Tim Kreatif yang kini menjadi motor penggerak digitalisasi desa,” ujar Kepala Desa.
Sementara itu, Ketua Tim Kreatif Desa Grogol menekankan bahwa digitalisasi sudah menjadi kebutuhan yang tak terhindarkan, khususnya dalam sistem pemerintahan desa.
“Digitalisasi merupakan suatu hal yang tidak bisa dihindari, terutama dalam sistem pemerintahan. Pemerintahan tingkat bawah, yaitu desa, harus mulai dari sekarang. Dari desa, kita akan membangun konsep yang dapat mempermudah pelayanan, pengembangan, dan segala proses positif di desa,” jelasnya.

Pada sesi tanya jawab, mahasiswa dengan antusias memberikan pertanyaan ? pertanyaan kepada kedua narasumber, sehingga melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menyerap banyak pembelajaran yang berharga dengan menyaksikan langsung bagaimana inovasi digital diterapkan dalam administrasi desa, mulai dari sistem pelayanan administrasi berbasis aplikasi, pengelolaan data kependudukan secara digital, hingga pemanfaatan media sosial untuk transparansi dan komunikasi publik.
Selain memperluas wawasan mahasiswa, kunjungan ini juga bertujuan untuk menjalin kemitraan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam bidang riset serta pengembangan sumber daya manusia. Dosen pengampu mata kuliah menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa dalam menciptakan solusi inovatif di bidang pelayanan publik, khususnya pada pemerintahan desa di era digital.