Universitas Merdeka Malang Program di Luar Kampus Utama (PDKU) Ponorogo melaksanakan upacara pemberangkatan peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum awal bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang telah diperoleh selama perkuliahan melalui pengabdian kepada masyarakat. Sebanyak 38 mahasiswa mengikuti program KKN yang berasal dari tiga program studi, yaitu Program Studi Manajemen, Program Studi Administrasi Publik, dan Program Studi Ilmu Hukum. Seluruh peserta akan melaksanakan pengabdian di Desa Mrican sebagai lokasi pelaksanaan KKN selama periode yang telah ditentukan. Upacara pemberangkatan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh mahasiswa peserta KKN serta jajaran dosen Universitas Merdeka Malang PDKU Ponorogo. Suasana kegiatan berlangsung tertib, penuh semangat, dan mencerminkan kesiapan seluruh peserta dalam menjalankan amanah sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Upacara pemberangkatan dipimpin langsung oleh Ketua Universitas Merdeka Malang PDKU Ponorogo, Drs. Imam Fauzan, M.M., yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Beliau juga mengingatkan kepada seluruh mahasiswa agar selalu menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika akademik, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan pemerintah desa maupun masyarakat setempat. Selain itu, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai potensi dan permasalahan desa untuk kemudian memberikan kontribusi berupa solusi yang inovatif dan bermanfaat. Ketua PDKU Ponorogo juga menekankan pentingnya menjaga disiplin, tanggung jawab, kerja sama tim, serta kemampuan beradaptasi selama berada di lokasi KKN. Pesan tersebut disampaikan sebagai bekal moral agar seluruh peserta mampu menjalankan program kerja secara optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Mrican.
Kegiatan upacara pemberangkatan turut dihadiri oleh seluruh dosen Universitas Merdeka Malang PDKU Ponorogo yang memberikan dukungan penuh kepada para mahasiswa. Hadir pula dosen pembimbing lapangan (DPL) yang akan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan KKN di Desa Mrican. Keberadaan para DPL diharapkan mampu memberikan arahan, pembinaan, serta evaluasi terhadap setiap program kerja yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa. Sinergi antara mahasiswa, dosen pembimbing, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan keberhasilan program KKN. Melalui pendampingan yang intensif, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat yang berkelanjutan. Kebersamaan yang tercipta sejak proses pemberangkatan menjadi modal awal dalam membangun kolaborasi yang produktif selama kegiatan pengabdian berlangsung.
Pelaksanaan KKN Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 dilaksanakan di Desa Mrican selama 1 bulan mulai tanggal 31 Juli 2026 – 30 Agustus 2026, kegiatan diharapkan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan masyarakat desa. Mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan kompetensi sesuai bidang keilmuannya dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, administrasi pemerintahan, edukasi hukum, maupun pengembangan potensi ekonomi lokal. Program KKN juga menjadi media bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, pemecahan masalah, serta kerja sama lintas disiplin ilmu. Adapun program yang akan diimplementasi adalah pengembangan produk atau hilirisasi produk olahan lele yang merupakan salah satu potensi desa. Dengan bekal ilmu pengetahuan, pengalaman akademik, dan semangat pengabdian, seluruh peserta diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan perubahan yang positif. Universitas Merdeka Malang PDKU Ponorogo terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara perguruan tinggi dan masyarakat sebagai wujud nyata pengabdian demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
